kunjungi juga
Loading...
Monday, July 14, 2014

Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya



Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya
Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya Setelah, melahirkan bayinya di dalam goa macan betina itu terperangkap di dalam goa tersebut lantaran sebuah batu besar ambruk menutupi mulut goa setelah terjadi gempa bumi yang getarannya mampu mengguncang seisi gunung tersebut, namun ada lubang kecil yang dapat di lewati oleh anak macan itu sehingga macan kecil itu setiap harinya dapat keluar masuk mulut goa untuk memberi makan induknya.

Kejadian ini disaksikan oleh Pak Amran (Nama samaran) yang merupakan penduduk asli Kampung Cilegong Garut dengan kegiatan utama untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – harinya berkebun di pinggiran hutan gunung mandalawangi pada ketinggian ± 800 DPL.

Suatu hari beliau berangkat ke kebun untuk menunaikan tugasnya sehari – hari dan ketika sedang bekerja beliau mendengar suara lenguhan macan, dengan rasa penasaran yang bercampur rasa takut beliau menyelidik dari mana datangnya sumber suara macan itu.

Ternyata tidak jauh dari seberang bukit yang terhalang oleh jurang terlihat oleh dia seekor macan yang kelihatannya akan melahirkan di dalam goa batu. Baca juga Mandi 7 Sumur di Bulan Mulud

Dengan penuh rasa kesabaran dan penasaran Pak Amran mengamati terus gerak gerik macan betina itu dari kejauhan hingga sampai proses kelahiran anak macan itu.

Namun setelah bayi macan itu lahir tiba – tiba terjadi gempa bumi yang guncangannya sangat hebat hingga mampu merobohkan sebuah batu besar yang terdapat di atas mulut goa hingga tidak ada lubang yang cukup untuk dilewati oleh macan betina itu untuk bisa keluar dari dalam goa.

Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya, Meskipun macan merupakan salah satu binatang buas yang mesti di takuti namun dalam hati Pak Amran sangat kasihan sekali menyaksikan kejadian yang dialami oleh macan betina yang baru melahirkan bayinya, namun apa hendak di kata tidak ada daya untuk Pak Amran menolong macan betina yang malang itu.

Lantaran rasa penasarannya akan nasib macan betina yang terperangkap di dalam goa itu hari – hari berikutnya pun Pak Amran selalu menyempatkan diri hanya untuk sekedar melihat dari kejauhan mulut goa yang sudah tertutup batu itu.

Setelah sekian hari, kejadian yang sangat mencengangkan terlihat oleh dia seekor anak macan yang keluar masuk mulut goa sambil membawa binatang – binatang kecil hasil buruannya yang ternyata ada celah kecil di mulut goa itu yang hanya bisa di lalui oleh binatang sebesar anak macan.

Mungkin itu anak macan yang dulu di lahirkan induknya di dalam goa itu gumam pak Amran, dan setiap hari anak macan itu selalu membawakan makanan untuk induknya  hingga kejadian itu di ketahui oleh penduduk sekitar dari ceritaan Pak Amran. Baca juga Cerita Mistik di Guna - Guna

Dan yang menjadi kesal penduduk anak macan itu suka memangsa anjing pemburu babi hutan milik warga sekitar, namun Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya telah menjadi cerita rakyat penduduk sekitar gunung mandalawangi yang hingga kini cerita ini tetap melegenda dari mulut kemulut.

26 comments:

  1. naluri lain macan,., padahla klw lapar bisa bahaya th..Mas..!;:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali tu mas aldino, tapi naluri keibuannya tetap ada ya :D

      Delete
  2. itulah, binatang saja bisa sayang, maka amat sangat ironi jika ada para ibu yan gtega menelantarkan bahkan membuang bayinya :D

    ReplyDelete
  3. semoga para pembaca bisa mengambil hikmah yang bermanfaat dari cerita di atas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. benar sekali apa yang dikatakan mas marnes itu (h)

      Delete
  4. hewan buas juga punya rasa kasih sayang :)

    ReplyDelete
  5. Ternyata hewan pun memiliki rasa kepada darah dagingnya ya sob.

    Salam

    ReplyDelete
  6. Wawww ternyata macan juga punya hati nurani :D hmmm .. cerita yang banyak makna tersembunyi hebatt (h)

    ReplyDelete
  7. keterpaksaan dan karena naluri kasih sayang seorang anak terhadap ibunyalah yang membuat anak macan itu terpaksa memangsa anjing piaraan penduduk, sebab hanya itulah yang dapat dia lakukan.....daripada memangsa anak balita penduduk itu kan? (c)

    ReplyDelete
  8. betul sekali sebuas buas nya hewan kalo bukan sifatnya kanibal pastilah akan menyayangi anaknya sendiri :)

    ReplyDelete
  9. selamat Pagi Mas... Banyak Makna yang bisa kita Petik dari Cerita Anak Macan Yang Memberi Makan Induknya.terimakasih sudah berbagi cerita Mas..., ditunggu cerita cerita selanjutnya...

    ReplyDelete
  10. Lah kok malah anak nya ya yang mencarikan makan untuk induk nya hehe
    memang benar-benar anak yang berbakti ya mas :)

    ReplyDelete
  11. ternyata ada banyak binatang yang lebih baik dari manusia sekarang dalam hal kasih sayang terhadap kluarga ya mas.. bagaimana dengan orang orang yang menyiksa anaknya, anak menyiksa orang tuanya.. ironis banget deh...

    ReplyDelete
  12. kasih sayang memang dimiliki semua makluk hidup tak peduli itu manusia maupun hewan

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat dan setuju dengan kang cungkup..beliau emang keren

      Delete
  13. Semoga dapat diambil hikmahnya oleh para pembaca artikel yang bagus ini...

    Salam dari Pulau Dollar

    ReplyDelete
  14. luarbiasa yah anak macan tersebut,ini merupaka contoh bagi kita semua...

    ReplyDelete
  15. macan yang buas aja bisa mneyayangi ibunya ya kang... manteb tuh anak macan, anak macannya cewek apa cowok ya hehehe

    ReplyDelete
  16. All@ terima kasih telah pada mampir

    ReplyDelete
  17. setiap mahluk pasti sayang sama ibunya, ga boleh durhaka ya sob

    ReplyDelete
  18. George Pisan Tentang Makanan mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1435 H.mohon maaf lahir dan batin

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama kang semoga di hari yang fitri ini segala salah dan khilaf kita sirna, saya dan keluarga juga mengucapkan minal aidin walfaidzin

      Delete
  19. wow, ceritanya sangat menginspirasi ya mas, entah ceritanya benar terjadi atau tidak tapi tentunya perjuangan anak macan untuk memberi makan induknya ini bisa menjadi contoh yang baik bagi kita. Saya follow blognya ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh ya lupa, selamat idul fitri ya mas mohon maaf lahir dan batin :)

      Delete
    2. terima kasih mas telah mampir saya juga mengucapkan minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin

      Delete
  20. tidak selamanya induk memberi makan anaknya ya gan itulah kehidupan , seperti kita juga dulu kalau masih kecil kita di kasih makan sama ortu, sekarang kita udah bisa kerja sendiri gantian kita yang berusaha membahagiakan otu kita... salam blogwalking dari saya : yuli gundol

    ReplyDelete

 
Toggle Footer