kunjungi juga
Loading...
Tuesday, April 8, 2014

Mengenal Sasakala Situ Buleud Purwakarta



Mengenal Sasakala Situ Buleud Purwakarta
Mengenal Sasakala Situ Buleud Purwakarta Bagi anda penggemar  wisata kuliner mungkin nama Situ Buleud sudah tidak asing lagi ditelinga anda apalagi bagi Warga Purwakarta Situ Buleud merupakan landmarknya  Purwakarta  yang menjadi kebanggaan Warga Kabupaten Purwakarta karena letaknya yang strategis yaitu dipusat kota.




  • Wisata

Situ Buleud merupakan  danau sekaligus  tempat rekreasi di Daerah Purwakarta. Disebut Situ Buleud (sunda : buleud) karena danau  yang luas itu berbentuk bundar .  Asal-usul Situ Buleud berkaitan erat dengan peristiwa perpindahan Ibukota Kabupaten Karawang dari Wanayasa ke Sindangkasih, tepatnya sejalan dengan infrastrukutur kota Purwakarta pada tahap awal.


Situ yang ditata secara apik ini sangat cocok jika digunakan sebagai tempat olah raga, karena di sekeliling situ ini sudah dilengkapi dengan jogging track. Jadi, kita bisa berolah raga sambil menikmati pemandangan situ yang sejuk. Di tengah situ yang telah dipagar serta dipenuhi pepohonan rindang ini terdapat bangunan air mancur yang sangat besar. 


Air mancur tersebut menambah keelokan situ sehingga sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai bersama teman, kekasih atau keluarga. Kalau yang memiliki hobi fotografi, rasanya wajib mengunjungi situ ini untuk hunting foto. Baca juga Keindahan Pantai Rambak Sungai Liat Bangka Belitung


Bagi Anda yang gemar berwisata kuliner di Situ Buleud ini juga menyajikan aneka ragam kuliner ciri khas Purwakarta yang dapat anda cicipi, apalagi jika pada malam minggu di sekitar area Situ Buleud Purwakarta dijadikan tempat wisata kuliner yang menjadi surganya aneka ragam kuliner.


  • Sejarah

Pada zaman dahulu Situ Buleud merupakan  tempat “Pangguyangan” (berkubang) para Badak yang datang dari daerah Simpeureun dan Cikumpay. Badak-badak itu berkubang mengelilingi danau dan menjadikan danau itu buleud serta danau itu dijadikan pula tempat minum bagi binatang lainnya yang singgah disana.


Setelah Ibukota Kabupaten Karawang pindah ke Sindangkasih, badak-badak itu sedikit demi sedikit berkurang dan Bupati R.A. Suriawinata yang terkenal dengan sebutan Dalem Solawat pendiri kabupaten Purwakarta membuat pengurugan rawa-rawa untuk pembuatan Situ Buleud. Bupati R.A. Suriawinata tidak hanya membangun Situ Buleud, pembangunan itu antara lain pembangunan Gedung Karesidenan, Pendopo, Mesjid Agung, Tangsi Tentara di Ceplak, termasuk membuat Solokan Gede, Sawah Lega dan Situ Kamojing.


Mengenal Sasakala Situ Buleud Purwakarta, Pembangunan Situ Buleud tersebut berlangsung antara tahun 1830 – pertengahan tahun 1831. Situ Buleud dibuat dengan beberapa tujuan. Secara garis besar Situ Buleud dibuat dengan dua tujuan dan kegunaan. Pertama, sebagai sumber air bagi kepentingan pemerintah dan masyarakat kota Purwakarta. Air dari situ antara lain digunakan untuk keperluan ibadat dan kegiatan lain di Masjid Agung. Kedua, sebagai fasilitas kota, yaitu sebagai tempat rekreasi. Untuk kepentingan tujuan atau kegunaan kedua, ditengah situ didirikan bangunan tradisional sejenis bangunan gazebo (bangunan tanpa dinding) sebagai tempat istirahat (pasanggrahan) Bupati R.A. Suriawinata.


Pembangunan Situ Buleud dengan tujuan atau kegunaan kedua, boleh jadi berkaitan erat dengan salah satu hak istimewa bupati, yaitu hak menangkap ikan di sungai atau danau. Hak istimewa itu merupakan bagian dari gaya hidup bupati waktu itu. Dalam kenyataannya, yang menangkap ikan bukan bupati tetapi sejumlah rakyat. Dalam acara itu, bupati tinggal di pasanggrahan yang berada di tengah situ menyaksikan sejumlah rakyat menangkap ikan. Acara itu biasanya dimeriahkan oleh iringan gamelan.


Sekarang bangunan pasanggrahan di tengah situ sudah lenyap dan digantikan Patung seorang laki-laki yang besar memegang ikan. Demikian pula acara menangkap ikan seperti disebutkan, tiada lagi. Namun demikian, sampai sekarang Situ Buleud tetap merupakan landmarknya  kota Purwakarta.
Di pintu gerbang utama Situ Buleud tersebut berdiri Patung Badak putih yang besar dan di pinggir-pinggir situ terdapat badak-badak yang menghadap ke air, menandakan bahwa dulu Situ Buleud itu tempat berkubang dan minumnya para badak Mengenal Badak Bercula Satu Ujung Kulon.


Wajib rasanya bagi kita untuk Mengenal Sasakala Situ Buleud Purwakarta karena Situ Buleud merupakan kebanggaan kita semua dan ikuti terus gayadanmenarik.blogspot.com


Tags
Sejarah Situ Buleud Purwakarta
Wiskul Situ Buleud
Tempat Rekreasi Di Purwakarta
Tempat Wisata Purwakarta
Pemandian Badak Di Purwakarta

5 comments:

 
Toggle Footer